Prodi Ekonomi Pembangunan UMM-Dirjen PEIDDTT Tanda Tangan Perjanjian Kerja Bersama

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) terus melakukan terobosan dengan menjalin sejumlah kerjasama di tingkat pemerintah pusat. Salah satunya dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Dirjen PEIDDTT). Menurut PIC Humas EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, penandatanganan kerjasama ini sebagai tindak lanjut dari MoU antara Prodi EP UMM dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jakarta (5/12/2023) lalu. Firman lantas menjelaskan tanda tangan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) kedua belah pihak ini dilaksanakan (16-18 Oktober) saat serangkaian acara Rapat Teknis Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Ada penandatangan PKB, yakni dengan Universitas Muhammadiyah Malang tentang Pemanfaatan Data untuk Kebijakan Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa yang ditandatangani oleh Dirjen PEID dan diparaf oleh Sekprodi EP UMM, Setyo Wahyu Sulistyono, SE, ME. Diharapkan dari penandatanganan PKB ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan pengembangan kebijakan dalam mendukung pengembangan ekonomi dan investasi desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi. Sebab Prodi EP UMM sudah mempunyai pengalaman dalam melakukan survei atau pemetaan bersama BPS dan instansi pemerintah terkait untuk  pembangunan dan investasi desa. Sekedar diketahui, selain dengan Prodi EP UMM tanda tangan PKM oleh Dirjen PEID juga dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya.  

Sisihkan Enam Nominator Se Indonesia, Pojok Statistik UMM Terbaik Nasional

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Penghargaan atau reward tingkat nasional kembali diraih Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) khususnya penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Kabar tersebut dijelaskan PIC Humas Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, kemarin. Menurut Firman pojok statistik UMM yang dikelola oleh laboratorium EP UMM serta di bawah binaan BPS Kota Batu meraih penghargaan tingkat nasional dari BPS Pusat sebagai kategori terbaik 2 se Indonesia. Reward ini disebabkan program pojok statistic UMM sukses melaksanakan survei-survei untuk data bersama BPS Kota Batu. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor UMM Prof. Dr. Nazarudin Malik, M.Si, dalam event Anugerah Hari Statistik Nasional yang diselenggarakan oleh BPS Pusat. Pojok Statistik UMM  memiliki Performa Terbaik 2 Nasional 2024 dalam kategori Binaan BPS Kabupaten/Kota. Firman menambahkan, reward yang diterima Pojok Statistik UMM setelah berhasil berkompetisi dengan sekitar 108 Pojok Statistik se-Indonesia. Berbicara Pojok Statistik UMM adalah salah satu inovasi pelayanan statistik hasil kolaborasi BPS kabupaten/kota dan perguruan tinggi. Berdasarkan data saat ini sudah 108 Pojok Statistik tersebar di seluruh Indonesia. Dari banyaknya angka tersebut Pojok Statistik UMM menempati terbaik kedua 2024. Hal ini adalah prestasi baru sebab di tahun 2023 lalu Pojok Statistik UMM urutan ketiga dari enam terbaik yang diundang menerima penghargaan nasional. Penghargaan yang diberikan dinilai berdasarkan kontribusi dan keaktifannya. Banyak kolaborasi yang dilakukan Pojok Statistik UMM dalam membantu mitra seperti salah satunya BPS Kota Batu. Firman menambahkan ada beberapa kategori yang dilombakan dalam ajang tersebut. Pojok Statistik UMM berhasil memberikan impresi baik dan menyisihkan 108 pojok statistik se-Indonesia. Semua itu berkat beragam kegiatan, aktivitas dan keterlibatan mahasiswa di setiap prosesnya. Firman menegaskan, banyak program kerja sama yang dilakukan oleh Pojok Statistik UMM. Salah satunya adalah berkolaborasi dengan BPS Kota Batu dalam melakukan survei potensi desa. Melibatkan ratusan mahasiswa khususnya dari Prodi Ekonomi Pembangunan (EP) UMM dan Laboratorium EP UMM yang menyiapkan mahasiswanya menjadi surveyor handal. Data survei yang didapat sangat membantu BPS Kota Batu dalam mewujudkan Kota Batu Satu Data serta menjadi bagian pembelajaran ri-il mahasiswa. “Semoga reward ini dapat semakin meningkatkan komitmen pengoptimalan program satu data dan terintegrasi Pojok Statistik UMM,” ujar dosen pengampu mata kuliah Ekonomi Makro dan Mikro ini.    

Haldi, Agen Statistik Ekonomi Pembangunan UMM, Usai Lulus Jurnalnya Lolos Sinta 2

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Menjadi salah satu kado indah bagi Muhammad Haldi, mahasiswa angkatan 2019 Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM). Pasalnya setelah lulus dirinya mendapat kabar bahwa jurnal yang ditulisnya dinyatakan lolos SINTA 2. Haldi menyebutkan, judul jurnalnya yang lolos SINTA 2 yaitu “Apakah Korupsi, Pengangguran, dan Penanaman Modal Asing Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sembilan Negara Kawasan ASEAN”. Tujuan dari penulisan jurnal tersebut untuk menganalisis hubungan kausalitas dan melihat dampak periode yang berbeda dari variable makroekonomi dan non-ekonomi jangka panjang dan pendek. “Prosesnya lumayan panjang, masuk ke tahap revisi saja dan tidak dihubungi kembali. Mungkin juga karena faktor terlalu lama mengerjakan revisi karena pada saat itu saya sambil bekerja. Setelah lulus saya inisiatif sendiri mengupload lagi, karena sayang sudah banyak usaha dan pikiran yang dituangkan. Terakhir saya upload lagi dan akhirnya lolos, tidak lebih sebulan jurnalnya diterima dan lolos SINTA 2,” terang Haldi. Selama proses pengerjaan Haldi dibimbing oleh Dosen EP UMM yaitu Muhammad Khoirul Fuddin, SE, ME. Selain itu juga ada mata kuliah yang menurut Haldi turut mempertajam penulisan jurnalnya. Mata kuliah tersebut yaitu Ekonomi Kelembagaan, Ekonomi Makro, Ekonomi Mikro. “Untuk adik-adik tingkat yang mungkin tertarik dalam pembuatan karya tulis ilmiah seperti jurnal ini sarannya yaitu memilik komitmen kuat dan banyak mencari referensi dari penelitian terdahulu agar memudahkan penulisan.” pesan Haldi.  

Ebita, Inovasi Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UMM Juara Nasional

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prestasi nasional diraih tim mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM). Tim tersebut terdiri dari mahasiswa atas nama Rezatullah dan Anindya Khansa Alysia Rahma keduanya sukses dalam event nasional bertajuk Inovasi Kewirausahaan  Mahasiswa Saudagar Dahlan Muda di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Menurut Reza -nama panggilan Rezatullah- tim  EP UMM menampilkan  produk inovasi Ebita bumbu penyedap  sehat tanpa pengawet halalan thoyyiban. Ebita sukses menarik perhatian dewan juri dan meraih juara dua nasional inovasi produk kategori produksi/budidaya. Dijelaskan Reza, Ebita berasal dari kata Ebi yang artinya udang sedangkan kata Ta diambil dari bahasa Malangan. Jadi Ebita adalah bumbu penyedap berasal dari mahasiswa EP Universitas Muhammadiyah Malang. Produk Ebita terbuat dari kulit udang yang biasanya jarang dimanfaatkan. Namun atas inovasi mahasiswa EP UMM, kata Reza, kulit udang tersebut dimanfaatkan lalu diolah menjadi bumbu penyedap rasa. Prosesnya dalam bentuk ekstrak secara alami tanpa pengawet sehingga halal thoyyiban menyehatkan.  

Happy, Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Sukses Ngajar di WSB University Poznan, Polandia

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Program internasionalisasi Prodi Ekonomi Pembangunan   Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) terus berkembang dengan mengirimkan mahasiswa maupun dosen untuk kuliah atau mengajar di universitas luar negeri. Kali ini kesempatan dosen EP UMM  atas nama Happy Febrina Hariyani, SP, M.Si, yang saat ini sedang mengajar di WSB University Poznan, Polandia. Menurut Happy selama dirinya mengajar di WSB University Poznan, Polandia, mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa. Sebab dirinya intens berdiskusi, saling bertukar pikiran dan gagasan dengan perspektif yang berbeda. Bahkan, mahasiswa universitas tersebut sangat aktif dan tertarik dengan argumentasi sudut pandang atau perspektif yang disampaikan saat perkuliahan. Hal ini terkait topik bahasan Green Sukuk: Empowering Environmental Projects Towards SDG’s pada dua mata kuliah yang diampunya. Yakni mata kuliah Financial Market dan pada mata kuliah Strategic Business Analysis terkait Sharia Management Strategy. Saat mengajar Happy juga banyak diskusi dengan mahasiswa bagaimana perkembangan Islam di dunia dan tentang pasar Halal Industri di negara-negara non muslim. Menariknya Happy mengungkapkan kesannya mengajar di WSB University Poznan, Polandia, terasa suasana kampus yang sangat berbeda menjadi pengalaman tersendiri baginya. Itu sebabnya Happy juga sering komunikasi menggali wawasan atau informasi dengan salah satu tim pengembangan teaching methodology dan berdiksusi dengan dosen-dosen lain di luar Poland yang tergabung dengan Erasmus. Hal tersebut menjadi insight tersendiri baginya dan motivasi dalam mengembangkan metode pengajaran yang lebih baik dan interaktif. Sekedar informasi, Happy Febrina Hariyani adalah salah satu dosen EP UMM yang lolos Erasmus dan Awardee International Credit Mobility (ICM) KA 171 Project (Teaching Mobility) di WSB University Poznan, Polandia.  

Matkul ESDA Ekonomi Pembangunan UMM, Jadi Rujukan Risky Amelia Student Exchange METU Turki

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Diantara prodi yang unggul bidang internasional Universitas Muhammadiyah Malang adalah Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM)  yang membuktikan berulang kali mengirimkan dosen dan mahasiswa di event students exchange dari berbagai universitas dunia. Terbaru, mahasiswa Prodi EP UMM berhasil menarik perhatian mahasiswa internasional dari berbagai negara. Namanya Risky Amelia Maharani sukses mengikuti event pendidikan internasional dalam program internasional Student Exchange METU (Middle East Technical University) 2023-2024 di Turki. Menurut Risky Amelia, lolosnya dia mewakili EP UMM dalam students exchange METU Turki tersebut membuktikan bahwa Prodi Ekonomi Pembangunan UMM mempunyai kualitas internasional. Itu sebabnya dirinya tampil menunjukkan keunggulan prodi EP UMM kepada peserta student exchange METU Turki yang berasal perwakilan mahasiswa dari universitasnya di belahan negara Asia-Eropa. Sejak September 2023 hingga Januari 2024, Risky Amelia mendapatkan pengalaman bahwa mata kuliah yang diajarkan di EP UMM sudah sekelas dengan mata kuliah di universitas Asia-Eropa peserta METU Turki. Seperti kemampuan berbahasa asing, analisis sumber daya manusia, serta bagaimana perspekstif tentang sumber daya alam. Semua wawasan ini dijelaskan saat forum diskusi dengan topik terkait. Bukan itu saja, Risky Amelia juga menjelaskan tentang budaya dan tradisi negara Indonesia. Bahkan dirinya didaulat untuk menunjukkan bagaimana proses membuat makanan tradisional khas Jawa seperti nasi goreng, klepon, dan lumpia. Bukan itu saja, Risky Amelia juga mendapatkan apresiasi ketika membahas topik lingkungan hidup. Berbekal mata kuliah ESDA (Ekonomi Sumberdaya Daya Alam) menjelaskan tentang bagaimana mengelola lingkungan prospek ekonomi tanpa merusaknya. “Prinsipnya student exchange ini lebih pada pengembangan diri sendiri. Mulai bahasa hingga sikap seperti disiplin, dan wawasan pengetahuan tentang budaya masing-masing peserta dari berbagai negara,” pungkas Risky Amelia.    

Dibimbing Rektor UMM, Ika Arek Ekonomi Pembangunan UMM Tembus Sinta 1-Bebas Skripsi

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM), menjadi salah satu prodi unggulan prestasi mahasiswa karena lulus cepat prestasi bebas skripsi karena mahasiswanya cerdas menembus jurnal terindeks nasional bahkan internasional. Terbaru mahasiswa EP UMM atas nama Ika Yuli Setyowati disapa Ika, karya ilmiahnya menembus jurnal Sinta 1 Etikonomi. Kabar baik tersebut disampaikan Ika kemarin malam (24/3) usai menerima email dari Etikonomi bahwa artikel ilmiahnya berjudul Enchancing Humas Development Quality in Indonesia: Socio-Economic and Technological Capalities diterima jurnal Etikonomi Paper No: ETK-35508. Menariknya, lanjut Ika artikel yang ditulisnya tersebut di bawah bimbingan Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE, M.Si, dan Kaprodi EP UMM, Muhammad Sri Wahyudi, SE, ME, sempat mengalami beberapa kali perubahan ketika submit di jurnal Etikonomi.  Khususnya pada judul awal yang membahas Peran Fakta Sosial Ekonomi dan Kemampuan Teknologi Terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi di Indonesia. Namun, sebelum submit di jurnal Etikonomi ada perubahan dari dosen pembimbingnya yang judul awalnya indeks pembangunan manusia diubah menjadi kualitas Pembangunan manusia. Nah setelah beberapa bulan submit di jurnal judul tersebut diganti Kembali menjadi Meningkatkan Kualitas Pembangunan Manusia di Indonesia, Sosial Ekonomi dan Kemampuan TIK. Menurut Ika isi jurnalnya secara umum membahas gabungan antara faktor sosial ekonomi dengan kemampuan teknologi untuk melihat bagaimana pengaruhnya terhadap indeks sumber daya manusia di Indonesia. Dari email yang diterimanya artikel ini akan terbit sekitar bulan April 2024. “Alhamdulillah, artikel kami terindeks di jurnal Sinta 1 yang sangat sulit untuk ditembus, karena reviewernya sangat kritis dan detail. Meski sempat down grade namun atas motivasi dari dosen pembimbing akhirnya kesabaran yang kami lakukan membuahkan hasil,” ucap syukur Ika yang alumni jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMK Negeri 1 Kota Probolinggo ini. Selain sukses menembus jurnal Sinta 1, Ika mengungkapkan beberapa prestasi bidang riset yang pernah diraihnya. Diantaranya juara satu LPS Call for Research bersama  tim dosen-mahasiswa, juara dua nasional PKPP PTMA, juara Rektor Cup,  lolos PKM-RSH (Program Kreatifitas Mahasiswa-Riset Sosial Humaniora), dan lima besar Bisnis Plan di UB.    

Analisis Ekonomi Lima Negara TimTeng, Jurnal Katria Arek EP UMM Tembus Scopus Q3

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prestasi internasional diraih salah satu mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) atas nama Katria Davina Paramastuti, SE, (lulus Mei 2024) sedangkan saat menulis jurnal masih tercatat sebagai mahasiswa EP UMM. Menurut Katria, jurnal yang ditulisnya berjudul Determinants of Household Consumption Expenditure in the Middle Tast (Determinan Konsumsi Rumah Tangga di Timur Tengah). Karya ilmiah yang ditulisnya accepted Journal of Economic Cooperation and Development (JECD) tembus Scopus Quartile 3 (Q3), dengan dosen pembimbing Kaprodi EP UMM, Muhammad Sri Wahyudi, SE, ME. Isi jurnal dijelaskan Katria secara umum dirinya melakukan analisis  objek lima negara di Timur Tengah (TimTeng) yaitu Turki, Iran, Mesir, Qatar, dan Arab Saudi. Lima negara ini sudah mewakili dari kombinasi negara ekonomi maju dan berkembang. Serta mempunyai data cukup untuk dianalisis. Selain itu, kata Katria, lima negara tersebut mempunyai perekonomian yang beragam. Dari keberagaman ini dirinya mengambil salah satu fenomena penting dalam perekonomian yakni pengeluaran konsumsi rumah tangga. Kemudian fenomena ekonomi tersebut dikaitkan dengan beberapa faktor ekonomi. Faktor ekonomi dimaksud PDB per kapita, populasi, dan inflasi. Hasilnya, ucap Katria, dari kelima negara tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga di kawasan ini.  

Jurnalnya Tembus Sinta 2, Ivada Arek Ekonomi Pembangunan UMM Bebas Skripsi

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM) mempunyai capaian prestasi bidang riset ilmiah mahasiswanya. Salah satunya adalah Ivada Nafi’ah Maulidiyah disapa Ivada sukses teliti ekonomi di Asean dalam karya jurnal serta tembus Sinta 2. Ekonomi Asean? Ya, tandas Ivada menjelaskan jurnal berjudul  The Role of Performance Political Stability and Macroeconomic Attracting Foreign Direct Investment in ASEAN tersebut membahas  Peran Kinerja Stabilitas Politik dan Makroekonomi Dalam Menarik Investasi Asing Langsung Masuk di Negara ASEAN. Saat menulis jurnal tersebut dirinya di bawah dosen pembimbing Muhammad Khoirul Fuddin. Ivada mengungkapkan rasa syukur atas masuknya jurnal yang dikerjakan tersebut ke Sinta 2 merupakan prestasi sehingga dirinya tidak perlu mengerjakan tugas akhir alias bebas skripsi. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan dosen pembimbingnya. Ivada lantas mengungkapkan jurnal yang ditulisnya tersebut meneliti peran dari kinerja stabilitas politik dan fundamental makro ekonomi yang diukur dengan inflasi dan GDP serta tenaga kerja. Khusus tenaga kerja ini diukur dengan  tenaga kerja perempuan yang bekerja di industri. Inspirasi dari pemilihan topik karya ilmiahnya, Ivada mengatakan dari sebelas negara ASEAN ada sembilan negara yang termasuk negara berkembang. Nah negara berkembang tersebut masih banyak membutuhkan investasi untuk menuju negara maju. Sehingga investasi masuk ini sangat penting di negara berkembang. Sementara negara ASEAN masih banyak negara berkembangnya.    

Ebita Produk Arek Ekonomi Pembangunan UMM, Kembali Juara Nasional Kuliner Kemasan

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Ebita salah satu karya mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) kembali meraih juara tingkat nasional dalam event Muhammadiyah Center For Entrepreneurhsip and Business Incubator (MCEBI), Entrepreneurship Booteamp. Menurut Tim EP UMM, Rezatullah dirinya bersama rekan satu tim lain atas nama Muhammad Rafi Putra Zulkarnain, menampilkan karya inovasi olahan rasa yang berasal dari kulit udang vaname. Semua proses olahan ini dilakukan secara alami tanpa menggunakan zat berbahaya. Nah, usai paparan  produk Ebita tersebut tim Prodi EP UMM sukses memikat panitia acara dengan menilai produk Ebita sebagai juara tiga dalam event nasional MCEBI, kategori kuliner kemasan, di Goa Kreo, Waduk Jatibarang, Jawa Tengah dan Universitas Muhammadiyah Semarang 27-28 Juli 2024 kemarin. Rezatullah lantas menginformasikan sebelum ini, produk Ebita juga menjadi juara dua nasional Inovasi Kewirausahaan  Mahasiswa Saudagar Dahlan Muda di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kategori produksi/budidaya. Dijelaskan Rezatullah, produk Ebita bumbu penyedap sehat tanpa pengawet halalan thoyyiban. Ebita berasal dari kata Ebi yang artinya udang sedangkan kata Ta diambil dari bahasa Malangan. Jadi Ebita adalah bumbu penyedap berasal dari mahasiswa EP UMM. Produk Ebita terbuat dari kulit udang yang biasanya jarang dimanfaatkan. Namun atas inovasi mahasiswa EP UMM, kata Reza, kulit udang tersebut dimanfaatkan lalu diolah menjadi bumbu penyedap rasa. Prosesnya dalam bentuk ekstrak secara alami tanpa pengawet sehingga halal thoyyiban menyehatkan.