Top 10 Terbaik Indonesia-Prestasi Nasional, Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Objek Studi Unigoro

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Capaian prestasi nasional serta Top 10 Terbaik nomer empat versi Sinta Core per 31 Januari 2025, Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM), menjadi objek studi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Bojonegoro (Unigoro) Jum’at 7 Februari 2025. Apa saja materi studi banding ini? Humas Prodi EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, mengatakan secara umum terkait prestasi serta program unggulan program studi yang dipimpin seorang Kaprodi Muhammad Sri Wahyudi, SE, ME, Ph.D, tersebut. Diantaranya mendiskusikan tugas akhir non skripsi. Maksudnya mahasiswa Prodi EP UMM banyak yang lulus cepat 3,5 tahun melalui jalur penerbitan jurnal ilmiah bereputasi internasional maupun nasional, jalur prestasi, bahkan para alumninya sukses berkarir match dengan jurusan ekonomi pembangunan. Hal ini tidak lepas dari komitmen seluruh pimpinan dan dosen Prodi EP UMM untuk meningkatkan mutu pendidikan, mutu penelitian, maupun jumlah mutu pengabdian mulai dari hulu (permasalahan) hingga ke hilir (pemecahan persoalan/solusi). Sehingga dampaknya Prodi EP UMM sukses bersaing dengan perguruan tinggi negeri di Indonesia. Prestasi tersebut berdasarkan penilaian penelitian, publikasi, pengabdian masyarakat, Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dan berdasarkan buku ajar yang diterbitkan selama waktu mengajar. Sekedar diketahui, saat unsur pimpinan Fakultas Ekonomi Unigoro studi banding ke Prodi EP UMM disambut oleh Dekan FEB UMM Prof. Dr. Idah Zuhroh, MM, serta Sekprodi EP UMM, Setyo Wahyu S, SE, ME, dan Kepala Laboratorium EP UMM, Hendra Kusuma, SE, ME, bersama sejumlah unsur dosen Prodi EP UMM.
Mahasiswa EP UMM Kunjungi Shopee UMKM Malang, Implementasi Matkul Bisnis Digital

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Sekitar enam puluh delapan mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) mengunjungi Kampus UMKM Shopee Malang untuk studi terkait mata kuliah Pengantar Bisnis Digital, yang diampu oleh Dosen EP UMM, Muhammad Khoirul Fuddin, SE, ME. Dijelaskan PIC Humas EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, bahwa kunjungan puluhan mahasiswa angkatan 2024 ini untuk mengetahui secara langsung proses bisnis digital di platform e-commerce secara umum. Sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan mata kuliah yang di dapatnya di kelas dengan aplikatif di lapangan. Ketika berada di Shopee Malang, lanjut Firman, mahasiswa tersebut didampingi dosen Rahmad Hidayat, SE, ME. Selama pendampingan tersebut mahasiswa banyak belajar dan tambah wawasan tentang bagaimana melatih dan menggabungkan literasi digital tentang bagaimana cara memasarkan produk secara digital.
Rizky Saat Kuliah Prestasi, Alumni EP UMM Karir Analis Internasional Kemendag RI

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Sebagai salah satu alumni Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM), nama Rizky Camelina, SE, disapa Rizky tidak asing bagi teman seangkatan dan dosennya. Sebab Rizky selain saat kuliah mahasiswa prestasi sekarang karirnya di Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga cemerlang. Mengawali wawancara dengan wartawan tabloidmatahati.com, Rizky mengaku memilih Prodi EP UMM sangat tepat. Sebab dosen-dosen di EP UMM berperan penting dalam memberikan motivasi dan semangat kepada mahasiswanya untuk meraih prestasi bidang akademik maupun non akademik. Support inilah yang mengantarkan dirinya meraih prestasi tingkat nasional sebagai juara tiga ajang kompteisi essai nasional. Bahkan melalui mata kuliah yang di unggulkannya yaitu mata kuliah perencanaan pembangunan, ekonomi regional, dan ekonomi publik, dirinya mampu menyelesaikan tugas akhir berjudul Pengaruh Keterbukaan Perdagangan Dan Teknologi Informasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara Asean. Menariknya, kata Rizky, tugas akhir bidang internasional ini ternyata sebagai pintu masuk sukses berkarir di Kemendag RI. Bahkan dirinya sekarang menempati posisi sebagai staf umum Analis Data dan Informasi di unit Direktorat Perundingan Antar Kawasan dan Organisasi Internasional, Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag. “Saya bersyukur selama kuliah di EP UMM mendapatkan ilmu yang bermanfaat di dunia kerja sekarang ini. Kuliah di EP UMM sangat membantu sekali dalam mengembangkan softskill dan hardskillnya,” ujar Rizky.
Keunggulan CoE Prodi EP UMM Bekal Alda Sukses Karir Perbankan BUMN

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG- Alda Shakira Salsabila, SE, alumni Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM), merupakan salah satu profil alumni sukses dan prestasi. Begitu disapa Alda, setelah lulus 27 Februari 2024 dirinya langsung lolos tes kerja di salah satu bank BUMN di Jakarta Pusat. Menariknya, Alda adalah mahasiswa prestasi yang lulus dalam waktu tiga setengah tahun, bahkan dirinya juga menembus jurnal sinta yang membuat prestasi akademiknya semakin sempurna. Saat ini, Alda sedang berkarir di bagian back office bank BUMN tersebut. Tugasnya diantaranya tentang nasabah, administrasi, merekapitulasi data nasabah, serta input keuangan. Selama melaksanakan tugas ini, ada beberapa mata kuliah saat di EP UMM related jadi rujukan. Alda mengungkapkan mata kuliah dimaksud seperti Kebanksetralan, Ekonomi Makro dan Mikro, dan Analitik Teori Investasi. Selain mata kuliahnya yang terkait dunia kerja, dosen EP UMM kompetable sesuai bidangnya, fasilitasnya lengkap, laboratorium praktikum disupport mitra dunia industry standrat Center of Excellence (CoE), serta kurikulumnya unggul khususnya dalam bidang perbankan, kebijakan publik, yang membuat daya analisis mahasiswa cermat dan tepat.
Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Kelola Data Berkualitas, Raih Bhumandala Award

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Kiprah Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM) dalam tata kelola data spasial berkualitas memang diakui sangat unggul. Hal ini terbukti dengan beberapa institusi pemerintah seperti BPS memberikan reward kepada Universitas Muhammadiyah Malang. Terbaru masih dalam lingkup tata kelola data, PIC Humas Prodi Ekonomi Pembangunan UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, menyebutkan Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis UMM meraih prestasi nasional dalam bentuk penghargaan Rajata (perak), Bhumandala Award 2024 dari Badan Informasi Geospasial (BIG) kategori organisasi/perorangan. Penghargaan ini diterima langsung oleh Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, MM. Firman lantas mengungkapkan prestasi yang diterima ini disebabkan lembaga yang telah berkontribusi signifikan dalam mengembangkan dan menerapkan tata kelola data dan Informasi Geospasial (IG) yang berkualitas demi mendukung pembangunan nasional berbasis data yang akurat dan terpercaya. Khususnya kategori Bhumandala Informasi Geospasial Batas Desa/Kelurahan. Sekedar diketahui, tambah Firman bahwa melalui pojok statistik laboratorium Prodi EP UMM sukses bekerja sama dengan BPS Kota Batu dan sejumlah instansi pemerintah lain mewujudkan Kota Batu Satu Data. Atas dasar sukses inilah, pojok statistik laboratorium Prodi EP UMM banyak meraih penghargaan. Proses pengumpulan data ini melibatkan dosen, dan mahasiswa EP UMM.
Empat Belas Tim Lolos Final Kompetisi Bisnis Plan Prodi EP UMM

Menurut Rafi -begitu Muhammad Rafi Putra Zulkarnain disapa- kemarin (14/12) tujuh tim sudah melakukan presentasi bisnis plan kepada dewan juri. Sedangkan hari ini (15/12) akan ada tujuh tim lagi melakukan presentasi. Hasil presentasinya akan dinilai dewan juri diantaranya terkait bagaimana bisnis plan yang dibuat bisa direalisasikan, menonjolkan sebuah produk, analisis produksi, serta inovasinya. Rafi melanjutkan tujuh tim yang sudah presentasi Sabtu 14 Desember 2024 tim Ahmad Dahlan, The bog kriuks, Ocean flav, Corise team, Siti Bariyah, Team Juara, dan Nyi Walidah. Sementara tujuh tim tampil Minggu 15 Desember 2024, yakni Sigma, Indische Partij, Earthworks, Makoba, Cleopatra, Kuntilanak Gaul, dan Hobby Eat Team. “Mereka ini kata Rafi akan memperebutkan juara satu, dua dan tiga. Juara harapan satu, dua dan tiga, serta juara favorit video terbaik,” ujar Rafi.
Prodi EP UMM Webinar Internasional Bahas Trend-Tantangan Global Fintech Syariah

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM) menggelar webinar tentang Islamic Fintech: Global Trend and Challenges. Pelaksanaan webinar ini dijelaskan PIC Humas EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, kemarin. Menurut Firman webinar tersebut dibuka oleh Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, dengan keynote speech Prof. Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, CFP, IFP, AEPP, QFC, (Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Fintech Syariah Indonesia). Sementara nara sumber Dr. Syajarul Imna Binti Mohd Amin (Dosen FEM Universiti Kebangsaan Malaysia). Mjd Handika Surbakti, M.Si, (Director of Programs and Partnerships The Indonesia Sharia Fintech Association), Novita Ratna Satiti, SE, MM, Ph.D, (Dosen FEB UMM), dan Firda Aksari A, SE, M.Ec.Dev, moderator webinar sekaligus Dosen FEB UMM. Dijelaskan Firman saat memaparkan materi Dr. Syajarul Imna Binti Mohd Amin menerangkan tentang bagaimana perkembangan fintech di Malaysia mulai kebijakan, system hingga sukses di kancah global. Ada beberapa faktor bahasan. Diantaranya, perkembangan fintech internasional tahun 2023 hingga 2024 yang diperkirakan tumbuh hingga 17 persen. Negara yang pertumbuhan fintechnya teratas, Arab Saudi, Iran, Malaysia, Uni Emirat Arab, Inmdonesia dan Kuwait. Selain itu juga membahas tentang perkembangan fintech peluang ke depan serta sistemnya. Termasuk hambatan dan sektor utamanya. Menariknya, Firman mengungkapkan bagaimana Dr. Syajarul Imna Binti Mohd Amin menyebutkan perkembangan fintech di Malaysia yang tumbuh secara pesat. Sementara itu, Novita Ratna Satiti, SE, MM, Pg.D, (Dosen FEB UMM), menjelaskan tentang kunci sukses fintech syariah. Ada enam hal yang harus diperhatikan. Yakni melayani masyarakat muslim yang masih belum menggunakan perbankan, praktek keuangan insklusif-etis, menguatkan UMKM, literasi keuangan, penyaluran zakat wakaf dan shadaqah, serta mendukung peraturan dan Pembangunan. Selanjutnya Novita Ratna Satiti juga menekankan pentingnya literasi keuangan dan teknologi, termasuk perkembangan literasi keunagan di Indonesia. Tiga tantangan yang dihadapi dalam literasi keuangan. Termasuk memaparkan studi kasus keuangan di Indonesia dan di berbagai negara. Itu sebabnya, Novita Ratna Satiti juga meberikan gagasan tentang strategi untuk meningkatkan literasi yang mencakup dua hal yaitu secara akademi dan industri (realitas implementasinya). Penggunaan teknologi dalam literasi keuangan, untuk mempermudah penerapan literasi keuangan di realitas market global.