Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Sukses Internasional Volunteer di Tiga Negara

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG- Tiga mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) sukses melaksanakan Internasional Volunteer Semangat Muda Indonesia Youth Exchange 2025 singkatnya (University Visit) ke tiga negara sekaligus. Tiga mahasiswa tersebut dijelaskan Humas Prodi EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, atas nama Salsabila Nur Husnia, Erin Herawati, dan ⁠Najwa Mahira. Mereka melaksanakan program ini mulai tanggal 7-24 Maret 2025. Seperti apa program ini? Salsabila Nur Husnia disapa Salsabila mengatakan program University Visit: Global Insight Local Impact tersebut mahasiswa EP UMM mengunjungi universitas yang berada di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Saat berada di Singapura mahasiswa EP UMM mengunjungi Nanyang Technological University (NTU) dan ⁠Singapore Management University (SMU) serta Sekolah Indonesia-Singapura (SIS). Sedangkan di Malaysia mengunjungi Universiti Malaya, serta di Thailand mengunjungi Prince of Songkla University (PSU). Menariknya saat di Singapura ini, tandas Salsabila, mahasiswa Prodi EP UMM juga mengajar budaya di Sekolah Indonesia Singapura (SIS) yang siswanya sebagian besar adalah anak para pekerja migran Indonesia. Materi yang disampaikan diantaranya tentang profil budaya di Pulau Jawa dan Bali. Dipilihnya dua pulau ini dikarenakan para siswa SIS lebih mengenal Bali serta sebagian siswa memiliki latar belakang keluarga yang berasal dari pulau Jawa. Sehingga nasionalisme mereka (siswa SIS) ini terhadap negara Indonesia semakin kokoh. “Terkait budaya ini, kami adaptasi dari mata kuliah Sumber Daya Manusia (SDM) yang sudah dipelajari di semester awal. Hal ini juga terkait program SDG’S (Sustainable Development Goals) atau singkatnya pembangunan berkelanjutan,” ujar mahasiswa semester enam ini. Di tempat berbeda, Erin Herawati, mengungkapkan program University Visit bagi dirinya sangat bermakna karena saat melaksanakan program tersebut dikaitkan dengan program bea siswa yang diterimanya dari bank sentral. Berdasarkan hal ini, maka materi yang disampaikan terkait mata kuliah Kebanksentralan yakni menjelaskan tentang mata uang rupiah yang di dalamnya ada profil pahlawan, gambar pulau, dan keragaman flora-fauna. Materi ini sekaligus sosialisasi kepada siswa SIS tentang mata uang rupiah yang selama ini belum pernah dilihatnya secara langsung. Sehingga kesempatan tersebut dijelaskan profil masing-masing pahlawan dan pulau yang ada di mata uang lembaran nominal seribu rupiah hingga seratus ribu rupiah. Erlin menambahkan, ketika di Universiti Malaya lebih banyak mendapat penjelasan profil universitas terbaik tersebut. Selain itu juga mengunjungi Kedutaan RI. Sedangkan di Thailand juga sama mendapatkan sosialisasi tentang Prince of Songkla University (PSU).

Tiara, Alumni Prodi Ekonomi Pembangunan UMM, Surveyor Pemetaan Ahli Pertama Pemkab Kutai Timur

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Lengkap ilmunya, unggul kompetensinya, dan pakar dosennya, itulah opening Tiara Salim, SE, alumni Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) ketika mengenang pendidikan akademik yang menjadi salah satu sukses karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Kutai Timur. Succes story Tiara begitu Tiara Salim disapa sebagai ASN di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sebagai Surveyor Pemetaan Ahli Pertama di Bagian Tata Pemerintah, ⁠Sekretariat Daerah Kutai Timur. Tugas yang diembannya sangat related dengan mata kuliah (matkul) saat menempuh pendidikan program studi Ekonomi Pembangunan UMM khususnya berkaitan dengan surveyor pemetaan ahli pertama seperti matkul Analisis Kebijakan Publik. Mata kuliah tersebut membantu dalam memahami regulasi pemetaan dan tata ruang. Kemudian matkul Ekonomi Regional yang membantu dalam analisis perkembangan wilayah dan kebijakan pembangunan daerah. Matkul ⁠Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan dimana relevan dalam mengelola pemetaan wilayah secara berkelanjutan. Bukan itu saja, tandas Tiara juga ada matkul ⁠Perencanaan Pembangunan di Era digital yang mengintegrasikan teknologi digital dalam pemetaan dan tata ruang. ⁠Aspek Hukum Bisnis mata kuliah dimana mahasiswa memahami perizinan dan hukum terkait pemetaan wilayah. Serta terakhir adalah matkul ⁠Metode Penelitian mempelajari bagaimana melakukan analisis dan pemetaan berbasis data. Selain success story, Tiara juga membagikan tips hingga dirinya lolos tes CPNS beberapa waktu. Yakni, ada beberapa mata kuliah di Prodi EP UMM yang berkaitan saat tes CPNS yakni matkul Ekonomi Regional, ⁠Teori Ekonomi Mikro-Makro. Prinsipnya setiap mata kuliah Prodi EP UMM memberi banyak wawasan tentang ekonomi regional, kebijakan pembangunan, dan analisis data. Lingkungan akademiknya mendukung, dosennya kompeten, dan fasilitasnya cukup memadai. Bahkan, tandas Tiara kuliah jurusan Prodi EP UMM selain teori, ada juga praktik yang membantu memahami penerapan ilmu ekonomi di dunia kerja. Pengalaman selama berada di UMM jadi bekal berharga dalam karir, terutama dalam memahami tata kelola pemerintahan dan perencanaan wilayah.

Roseida Alumni Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Tembus Karir Analis Kebijakan Ahli Pertama Sekda Pemkab Sumba Timur

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Keunggulan kurikulum berbasis Center of Excellence (CoE) teruji mengantarkan mahasiswa alumni Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) sukses menembus karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai daerah. Salah satunya adalah Roseida Cantika, SE, yang lolos CASN di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bagian Sekretariat Daerah, dengan jabatan fungsional analis kebijakan ahli pertama. Menurut Roseida lolos sebagai CASN memang tidak mudah, namun atas pengalaman akademik kurikulum di Prodi Ekonomi Pembangunan UMM sebagian mata kuliah yang dipelajarinya related dengan materi tes CASN. Mata kuliah (matkul) dimaksud Roseida diantaranya Perencanaan Pembangunan, Ekonomi Makro Mikro, serta matkul Analis Kebijakan. Hal ini atas pengalaman saat tes CASN khususnya tes SKB kebanyakan soal yang keluar dari matkul tersebut. Sementara bagian formasi yang dipilihnya adalah perekonomian dan pembangunan. Sehingga match dengan ilmu yang didapatnya saat kuliah. Atas dasar inilah Roseida sangat berkesan saat kuliah di EP UMM. Selain bidang akademiknya unggul, juga memiliki dosen yang pakar di bidang ekonomi, fasilitas laboratorium praktikum sangat lengkap. Bahkan dirinya sempat menjadi asisten lab komputer di FEB (Fakultas Ekonomi Bisnis) UMM, banyak pengalaman teknis serta cara mengolah aplikasinya. Pengalaman asisten lab ini sekarang bermanfaat dalam pekerjaan. “Kuliah di EP UMM mahasiswanya juga multikultural dari Sabang hingga Merauke. Sehingga saat saya bekerja di NTT nanti -insyaAllah- bisa cepat adaptasi karena sudah terbiasa dengan teman dari berbagai daerah yang memiliki bahasa maupun budaya yang digunakan di daerah tersebut,” ujar Roseida asal Kabupaten Jombang Jawa Timur.