Cornspaper Andriyan Arek Ekonomi Pembangunan UMM Tembus P2MW Kemendikbudristek

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Di ujung perkuliahan seorang Andriyan Kristianto mahasiswa semester delapan Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM), menorehkan prestasi nasional. Apa prestasi tersebut? Andriyan menyebutkan dirinya bersama empat mahasiswa prodi manajemen berhasil menembus Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Prestasi ini tertuang dalam sertifikat No. 7358/E2/DT.01.03/2023 tentang keikutsertaan-nya sebagai peserta P2MW tahap awal kategori manufaktur dan teknologi terapan, dengan produk cornspaper we produce eco friendly paper. Menurut Andriyan produk cornspaper adalah produk ramah lingkungan berupa kertas dari bahan baku kulit jagung. Kulit jagung tersebut diolah melalui proses sedemikian rupa sehingga menghasilkan kertas yang eco friendly. Produksi kertas ini jika normal sehari selesai, tergantung saat dijemur di bawah panas sinar matahari. Jika cuaca mendung maka prosesnya juga agak lambat. Saat ini produk cornspaper masih dalam pendampingan Kemendikbudristek untuk proses pemasaran hingga pengembangan produksinya. Pemasaran cornspapaer sementara ini dilakukan kerjasama dengan Taman Rekreasi Sengkaling sebagai kertas untuk poster atau papan informasi. Selain itu juga kerjasama dengan Event Organizer (EO) untuk pembuatan undangan atau semisalnya. Terbaru produk cornspaper ini, kata Andriyan mewakili UMM dalam ajang Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) di Singaraja Bali. Saat expo tersebut cornspaper menjadi daya tarik pengunjung karena keunikan produk kertas serta mempunyai keunggulan ramah lingkungan. Dalam jangka panjang, cornspaper ini akan dilanjutkan oleh adik tingkat mahasiswa UMM agar produksinya berkelanjutan.
Alifia Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UMM Juara Liga ESports Nasional

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Alifia Kuntum Khairunisa mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM) meraih juara dalam ajang Liga ESport tingkat nasional. Menurut Alifia dirinya meraih juara tiga turnamen mobile legend yang diadakan Garudaku. Hobi e-sport mobile legend ini sudah ditekuninya sejak kelas XI SMA 1 NU Gresik. Nah prestasi juara tiga nasional ini merupakan prestasi pertamanya. Ketertarikan Alifia terhadap e-sport mobile legend ini disebabkan banyak tantangan serta menguras pemikiran khususnya strategi bagaimana bisa adu ketangkasan untuk meraih tujuan. Mungkin karena menyukai tantangan, Alifia akhirnya memilih Prodi Ekonomi Pembangunan UMM untuk studi lanjutan usai lulus SMA. Masuk prodi EP UMM ternyata membuatnya lebih optimis menyambut prospek masa depan, disebabkan dosennya komunikatif, kepakaran bidang professional, serta men-support bakat dan talenta mahasiswanya untuk meraih prestasi.
Kalab Prodi Ekonomi Pembangunan UMM, Paparkan Indeks Kelayakan Investasi Desa Bersama Ditjen PEID Kemendesa PDTT

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Keunggulan Tri Dharma Perguruan Tinggi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM) terus menjadi inspirasi bagi masyarakat dan pemerintah. Terbaru, Kepala Laboratorium (Kalab) EP UMM, Hendra Kusuma, SE, MSE, diundang Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Pedesaan (Ditjen PEID Kemendesa PDTT) sebagai nara sumber diskusi peningkatan dan pengukuran investasi desa untuk mendukung transformasi ekonomi desa terpadu, (24/7) di Ciwedey Valley Resort Kabupaten Bandung. Menurut Hendra, dalam diskusi tersebut dirinya menjelaskan tentang peran universitas dalam hal ini pengalaman Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang, terkait indeks kelayakan investasi desa. Dirinya sebagai kalab sekaligus dosen EP FEB UMM menyampaikan sudut pandang metode pengukuran investasi desa, dan kelayakan investasi di desa serta inklusivitas keuangan di desa. Bahwa tim perumus dari Prodi Ekonomi Pembangunan, telah membuat indeks kelayakan investasi di desa. Peserta ukuran, investasi, yang ada di desa. Tim Prodi EP UMM berkolaborasi dengan BPS Kota Batu, Pemerintah Kota Batu, dan Kementerian Pedesaan. Selain itu tim Prodi EP UMM juga menyusun PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) desa yang nantinya dapat dijadikan acuan dalam mengambil kebijakan. Pada level desa hingga pemerintah pusat. Hal ini untuk mengembangkan ekonomi yang berasal dari desa. Sekedar diketahui, tambah Hendra, Kemendesa PDTT memainkan peran strategis dalam pemberdayaan dan pembangunan pedesaan. Dalam upaya mengembangkan ekonomi dan investasi di desa dan perdesaan, daerah tertinggal dan transmigrasi. Itu sebabnya melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah tertinggal dan transmigrasi berupaya mendorong tumbuh berkembangnya investasi di desa. Hal ini mengacu Permendesa PDT No 17 Tahun 2020 tentang rencana strategis Kemendesa PDTT tahun 2020-2024 dan Keputusan Menteri Desa PDTT No 266 tahun 2023 tentang perubahan atas keputusan menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi nomor 2 tahun 2023. Tentang indikator kinerja utama kementerian desa. Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Tahun 2022 2024 Ditjen PEI melakukan pengukuran peningkatan investasi di desa serta mengembangkan indikator dan formulasi pengukuran yang relevan dengan kebijakan kemendesa PDD. Dijelaskan Hendra, tujuan kegiatan tersebut memahami arah kebijakan nasional transformasi ekonomi desa terpadu dalam upaya meningkatkan investasi desa. Memberikan rekomendasi terhadap hasil laporan pengukuran investasi desa. Berikutnya memberikan masukan indikator kinerja utama untuk transformasi dan pemberdayaan ekonomi perdesaan serta sudut pandang data dan metode pengukuran investasi. Selain dirinya, kata Hendra, juga hadir nara sumber lain yakni Direktur Pembangunan Daerah, Deputi Bidang Pengembangan Regional, Kementerian PPN/Bappenas, membahas tema kebijakan nasional untuk transformasi ekonomi desa.Pendekatan integratif dalam meningkatkan investasi desa. Narasumber selanjutnya dari Institut Pertanian Bogor dengan tema mendorong kinerja strategis dalam transformasi dan pemberdayaan ekonomi pedesaan. Sementara narasumber ketiga dari Politeknik Keuangan Negara, STAN dengan tema analisis dan implementasi laporan pengukuran investasi desa. Narasumber keempat dari Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan Desa Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi dengan tema background studi pengukuran investasi desa.
Mahasiswa EP UMM Kunjungi Shopee UMKM Malang, Implementasi Matkul Bisnis Digital

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Sekitar enam puluh delapan mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) mengunjungi Kampus UMKM Shopee Malang untuk studi terkait mata kuliah Pengantar Bisnis Digital, yang diampu oleh Dosen EP UMM, Muhammad Khoirul Fuddin, SE, ME. Dijelaskan PIC Humas EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, ME, bahwa kunjungan puluhan mahasiswa angkatan 2024 ini untuk mengetahui secara langsung proses bisnis digital di platform e-commerce secara umum. Sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan mata kuliah yang di dapatnya di kelas dengan aplikatif di lapangan. Ketika berada di Shopee Malang, lanjut Firman, mahasiswa tersebut didampingi dosen Rahmad Hidayat, SE, ME. Selama pendampingan tersebut mahasiswa banyak belajar dan tambah wawasan tentang bagaimana melatih dan menggabungkan literasi digital tentang bagaimana cara memasarkan produk secara digital.
Imam Mahdi Alumni Prodi EP UMM, Karir ASN BPK RI Sebagai Pemeriksa Ahli Pertama

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Imam Mahdi, SE, adalah salah satu mahasiswa alumni Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) yang sukses berkarir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kisah sukses tersebut disampaikan Imam Mahdi usai dirinya diterima sebagai CPNS di badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebagai Pemeriksa Ahli Pertama. Menurut Imam Mahdi apa yang sudah dicapainya saat ini tentu saja tidak lepas dari almamaternya yaitu Prodi EP UMM. Sebab amanah tugas sebagai Pemeriksa Ahli Pertama di BPK RI masih related dengan mata kuliah yang sudah ditempuhnya saat kuliah dulu. Diantaranya mata kuliah yang langsung berkaitan dengan audit dan pemeriksaan keuangan, manajemen keuangan. Seperti manajemen keuangan daerah di era digital, kebanksentralan, ekonometrika, statistic, teori dan analisis investasi. Mata kuliah yang berkaitan dengan kebijakan dan pengelolaan keuangan publik seperti ekonomi publik, perencanaan pembangunan dan kebijakan publik, perencanaan pembangunan di era digital, analisis kebijakan publik, ekonomi kelembagaan, dan ekonomi moneter. Selain itu juga mata kuliah yang berkaitan dengan hukum dan tata kelola keuangan negara. Seperti aspek hukum bisnis. Termasuk mata kuliah pendukung untuk analisis dan evaluasi diantaranya evaluasi proyek, metode penelitian, ekonomi regional, dan ekonomi kependudukan. Selain mata kuliah yang prospek sebagai abdi negara, Imam Mahdi juga menegaskan jika peran dosen EP UMM sebagai pakar di bidangnya masing-masing mengembangkan pengetahuan mahasiswa khususnya di bidang ekonomi. Keunggulan Prodi EP UMM inilah yang sudah dibuktikannya hingga lolos tes CPNS di BPK RI.