Berderet Prestasi Internasional, Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Raih Akreditasi Unggul

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Saat asessmen lapangan oleh tim Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAMEMBA) di Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM), mengapresiasi program internasionalisasi EP UMM yang sarat prestasi. Atas dasar inilah, PIC Humas Prodi EP UMM, Muhammad Firmansyah, ME, menyebutkan salah satu pertimbangan keputusan SK LAMEMBA Nomor: 1075/DE/A.5/AR.10/III/2024, memutuskan Prodi EP UMM meraih Akreditasi Unggul. Capaian akreditasi Unggul ini memang tidak mudah terkait sembilan poin asessmen lapangan khususnya prestasi internasional. Firman lantas menyebutkan pada poin ke-mahasiswaan, LAMEMBA menemukan internasionalisasi Prodi EP UMM banyak mahasiswa aktif maupun alumni yang go internasional. Diantaranya mahasiswa magang di PGC Malaysia. Berikutnya,  mahasiswa EP UMM  sebagai relawan mengajar di Polandia, alumni EP UMM asal Afrika ketika lulus langsung diterima kerja di Bank of Africa, mahasiswa EP UMM asal Afghanistan juga magang kerja di negara Canada, pertukaran mahasiswa EP UMM program METU Awardee ke Turki, alumni EP UMM program magister di Universitas Bartin, Turki, dan alumni EP UMM  juga prestasi mewakili Indonesia di forum PBB. Sementara pada poin Tri Dharma Perguruan Tinggi terdapat prestasi riset kolaborasi antara dosen-mahasiswa EP UMM bersama guru besar WSB University  Polandia tentang pengangguran dan ekonomi. Bahkan riset ini tembus jurnal Sinta 3 Internasional IJEDR (International Journal of Economics Development Research).   EP UMM juga mengirimkan mahasiswa pengabdian masyarakat di Malaysia, serta penelitian dosen EP UMM bersama dosen Universiti Kebangsaan Malaysia tentang green tax. Prestasi internasional lainnya, tambah Firman, dosen EP UMM atas nama Dr. Sri Budi Cantika Yuli, SE, MM, meraih award Women Researcher Award di 7th Edition of International Research Awards on Global Business, Economics, Finance and Social Sciences versi ScienceFather.  Serta Prodi EP UMM sambut kerja sama dengan Van Lang University Vietnam. Pengabdian masyarakat internasional juga dilakukan antara dosen EP UMM bersama Ungku Aziz Centre (UAC) for Development Studies, Universiti Malaya. Termasuk pengabdian dosen EP UMM di Kuala Lumpur dan Penang Malaysia. Setelah mendapat akreditasi unggul, tandas Firman, Prodi EP UMM harus terus melakukan pemantauan dan perbaikan berkelanjutan untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas lembaga.        

Prodi Ekonomi Pembangunan UMM Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (EP FEB UMM) sukses meraih capaian baru (14/3). Kabar baik tersebut disampaikan  Sekretaris Prodi EP UMM, Setyo Wahyu Sulistyono, SE, ME, bahwa Prodi EP UMM meraih akreditasi Unggul melalui turunnya Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAMEMBA) Nomor: 1075/DE/A.5/AR.10/III/2024. Menurut Setyo –begitu Setyo Wahyu Sulistyono disapa- hasil akreditasi tersebut akan berlaku selama lima tahun terhitung sejak 8 Maret 2024 hingga 8 Maret 2029 mendatang. Setelah mendapat akreditasi, prodi harus terus melakukan pemantauan dan perbaikan berkelanjutan untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas lembaga. Selain itu juga harus bersiap diri mengajukan reakreditasi setelah dua tahun berikutnya. “Kita dapat melihat bahwa persiapan untuk LAMEMBA melibatkan serangkaian langkah yang harus dilakukan selama beberapa tahun. Proses ini memerlukan komitmen dan kerja keras dari seluruh komponen perguruan tinggi untuk memastikan bahwa standar yang ditetapkan oleh LAMEMBA dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Setyo. Ada sembilan indikator penilaian yang dilakukan LAMEMBA, yakni pertama visi, misi, tujuan, dan strategi. Kedua tata pamong, tata kelola, dan kerjasama. Ketiga mahasiswa. Ke empat sumber daya manusia. Berikutnya ke lima keuangan, sarana, dan prasarana. Ke enam kurikulum. Ketujuh penelitian. Ke delapan pengabdian kepada masyarakat, dan  terakhir poin ke sembilan luaran dan capaian tri dharma. Kata Setyo tim asesor LAMEMBA yang bertugas menilai adalah Dr. Evi Gravitiani, SE, M.Si dan Dr. Taosige Wau SE, M.Si. Proses assesmen lapangan dilakukan pada tanggal 30-31 Januari lalu. Rangkaian kegiatan pada hari pertama meliputi pemeriksaan kesesuaian dokumen yang dikirim dengan data di lapangan. Mulai dari pimpinan UPPS, kaprodi, dosen, mahasiswa, hingga alumni serta mitra diwawancara secara keseluruhan. Masing-masing mendapat pertanyaan sesuai kebutuhan asesor. Beralih di hari kedua, panel asesor memeriksa kembali terkait fasilitas pembelajaran, proses belajar mengajar, ruang kerja dosen-karyawan, dan fasilitas umum lainnya. Pada intinya asesor bertanggung jawab memastikan proses akreditasi dilakukan secara obyektif dan profesional. “Melalui evaluasi yang teliti dan komprehensif, asesor membantu memastikan bahwa standar mutu pendidikan tinggi dapat terjaga dan ditingkatkan. Dengan hasil yang ditunjukan membuktikan bahwa EP UMM memenuhi persyaratan akreditasi unggul LAMEMBA,” closing Setyo.